Sunday, January 26, 2014

DIARY: Tetaplah Setia Padanya



Kamis, 23 Januari 2014, 20.00 WIB

Aku baru saja pulang dari tugas lapanganku selama 3 hari 2 malam di daerah Purwodadi, Blora, dan Rembang. Tugasku di lapangan adalah mengamati singkapan-singkapan batuan (kok batu di amati sih??)

Perjalanan dari Rembang ke Yogyakarta memakan waktu sekitar 5 jam, dan pantatku terasa panas kalo duduk selama itu, padahal AC di dalam bus cukup dingin.

Ketika aku sampai di kos, badanku benar-benar capek. Langsung ku rebahkan badanku di atas tempat tidur dan mataku menghadap langit-langit kamar.


Sampai suatu saat aku memiringkan tubuhku ke kanan, ku lihat sebuah bingkai foto yang terbuat dari banyak gulungan kertas koran yang berdiri di atas meja di samping tempat tidurku

Gara-gara bingkai foto itu, terkadang aku senyum-senyum sendiri di dalam kamar seperti orang gila, dan terkadang pula membuatku sampai menangis terisak gak karuan..

Kenapa?

Di bingkai foto itu aku pasang foto Bang Joe.

Sengaja aku pasang fotonya dan ku letakkan bingkai foto itu di samping tempat tidur supaya aku gak usah repot-repot harus buka galeri foto di Android atau di laptop.

Sudah 2 tahun lebih aku menjalani hubungan jarak jauh (LDR atau Long Distance Relationship) dengan Bang Joe. Berawal dari Medan - Jogja, dan awal 2013 Bang Joe pindah kerja ke Jakarta, dan sekarang LDR Jakarta - Jogja. Semakin lama aku semakin nyaman bersamanya, walaupun jarak memisahkan kami.

Rasa nyaman itu membuatku untuk terus mempertahankan hubungan ini. Aku terus berusaha untuk setia.

"Setia??? Gak ada yang namanya setia di hubungan gay seperti ini!!!"

Well, aku tahu itu, tapi aku akan terus bertahan untuk tetap setia pada Bang Joe. Aku gak mau lagi mengecewakannya, gak mau membohonginya lagi, gak mau menyakiti hatinya lagi. Sudah cukup parah diriku ini menyakiti hatinya dulu, dan sekarang aku gak tega untuk melakukan hal itu lagi.

Lagian gak ada gunanya juga berbohong. Gak ada manfaatnya kan? Yang ada malah kena karma, dan aku gak mau hal itu terjadi padaku.

Aku hanya berteman dengan beberapa orang yang aku anggap baik, dan itu hanya sekedar teman, tidak lebih.

Aku juga pernah beberapa kali ketemuan dengan teman BBM di Jogja, dan itu juga cuman sekedar menemaninya makan aja, gak sampe ke ranjang..

Aku hanya gak mau tidur dengan sembarangan orang.

Kadang kalo nafsu sudah mengalahkan logika, aku pengen bercinta dengan orang lain. Tapi aku gak bisa melakukan itu, karena aku gak tega untuk menyakiti Bang Joe lagi. Di pikiranku dan hatiku sudah dikuasai oleh Bang Joe.

Tapi hal itu bukannya mengganggu pikiranku, namun malah membuatku nyaman.

Aku lebih memilih menjalin LDR daripada pacaran satu kota, karena kami bisa menjaga perasaan masing-masing. Sama-sama berusaha untuk menjaga diri, menjaga hati dari gangguan orang lain.

Kadang Bang Joe sering bete kalo aku gak ada kabar, aku dibilang sedang telponan, chatting, atau sayang-sayangan dengan orang lain, dan lebih memikirkan orang lain daripada dia.

Well, gimana coba aku mau melakukan itu, kalo di hatiku dan pikiranku yang ada cuman Bang Joe? Ya aku berteman cuman sekedar berteman, SMS-an atau BBM-an cuman sekedarnya aja. Curhat pun cuman sekedar curhat saja. Geli tau rasanya kalo ngomong sayang-sayangan sama orang yang gak bener-bener kita suka.

Kalo ada teman yang tanya sudah punya pacar apa belum, aku jawab sudah.

Kalo ada yang ngajak ketemuan, silahkan. Kalo cuman ngobrol-ngobrol doang, It's OK. Tapi kalo sampe tidur bareng, IT'S A BIG NO!

Ya, itu kondisi kalo lagi pacaran ya. Kalo kondisinya lagi single??? Ya kita bisa tahu sendiri mana yang baik, dan mana yang buruk. Yang penting jangan sama sembarangan orang deh :)

Memang sih persepsi orang pasti berbeda dengan kesetiaan di dalam dunia seperti ini. Ya kalo orang tersebut adalah yang sex-oriented, mereka cuman memikirkan nafsu saja kan. Kalo mau menjalin hubungan serius dengan orang lain, ya harus berusaha untuk tetap setia pada pasangan. Jangan cari-cari selingkuhan atau teman tidur untuk pelampiasan nafsu doang. Bukankah menjadi setia itu indah?
Oh, Aan. Tetaplah setia kepada Bang Joe. Kamu menyayanginya, kamu mencintainya sepenuh hati, kamu nyaman menjalin hubungan dengannya. Jangan kamu mengecewakannya lagi. Jaga hubungan kalian dengan baik.

Oh, Bang Joe! Apakah kamu juga setia kepada Aan? Kadang Aan gak tahu apa yang kamu lakukan di sana. Aan gak tahu apakah kamu lagi sibuk kerja, atau sibuk bercinta dengan orang lain? Namun Aan percaya sepenuhnya kepadamu, Aan yakin kamu tetap setia kepadanya.

Oh, Bang Joe. Walaupun jarak memisahkanmu dengan Aan, tapi aku harap kamu bisa merasakan genggaman tangan dan pelukan hangat Aan...

Tetaplah setia...

No comments:

Post a Comment

YOU MIGHT ALSO LIKE: